Total Tayangan Halaman

Jumat, 05 Mei 2017

Percakapan senja dengan perempuan itu;)

"Sekarang bagaimana perasanmu pada lelaki itu?" Tanya senja pada perempuan yang kini sedang duduk bersamanya.

"Aku memang pernah menganguminya, bahkan lebih dari itu. Tapi itu dulu. Sepertinya perasaanku sudah berubah padanya."

"Kenapa secepat itu? Bukannya kamu mengangumi lelaki itu selama 10 tahun? Mustahil, kamu melupakannya begitu saja. Kamu kan paling susah jika harus melupakan seseorang."

(Kenapa harus diperjelas segala sih?)gumam perempuan itu di dalam hati.

"Entah, harus aku mulai darimana. Aku juga tidak begitu tahu kenapa perasaan itu bisa berubah secepat itu. Dulu aku memang mengaguminya, aku selalu memperhatikannya meskipun dari kejauhan. Tapi sekarang, perasaanku padanya benar-benar berubah. Perasaan kagum itu tiba-tiba saja menghilang dari perasaanku. Mungkin karena aku sudah lelah. Aku benar-benar jengah terus berharap pada lelaki itu, yang mana lealaki itu tak pernah mengharapkan aku ada di dalam kehidupannya. Dia mungkin hanya menganggap aku sebagai teman masa kecilnya dan tak bisa lebih dari itu. Mungkin benar, jika dulu saat kami masih berusia 6 tahun, dia pernah menyatakan cintanya padaku. Aku juga sadar, bahwa aku hanya terbawa suasana saja, aku terlalu mempercayai kata-kata itu. Padahal dulu kami begitu polos. Aku tidak pernah sadar akan hal itu. Dan semua itu hanyalah kesalahan, sampai" aku dibutakan oleh kata-kata yang sebenarnya hanya ucapan biasa yang tidak tulus dari hatinya. Oleh karena itu, aku berniat untuk melupakan semuanya. Sampai 2 tahun aku jarang berkomunikasi dengannya. Bahkan bertemupun sudah tidak pernah. Karena saat itu dia pindah sekolah. Tapi akhirnya dia kembali, dan saat dia kembali perasaan itupun sudah tidak seperti dulu lagi. Sekarang aku benar-benar mengangapnya sebagai teman biasa. Mungkin itulah yang dinamakan waktu, obat dari segala kenangan masa lalu."

Best Friend's

Best friend itu adalah tempat membahas hal-hal nggak penting menjadi penting dan seru. Tempat bisacurhat sambil menangis sepuasnya. Bisa berbagi cerita dengan kategori super rahasia. Dan tempat bisa cekikikan tertawa tanpa malu-malu.Best friend itu adalah tempat kita bisa apa adanya, tanpa perlu jaim, tanpa perlu polesan.
(*Tere Liye)

Tentang Kamu

Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu, itu adalah salah satu anugerah terbesar di hidupku. Cinta memang tidak perlu ditemukan, cintalah yang akan menemukan kita.Terima kasih. Nasihat lama itu benar sekali, aku tidak akan menangis karenasesuatu telah berakhir, tapi aku akan tersenyum karena sesuatu itu pernah terjadi.Masa lalu. Rasa sakit. Masa depan. Mimpi-mimpi. Semua akan berlalu. Seperti sungai yang mengalir. Maka biarlah hidupku mengalir seperti sungai kehidupan.

(*Tere Liye, novel "Tentang Kamu")

Kamis, 04 Mei 2017

Selamat atas kelulusanmu ;)

Jangan pernah takut hidupmu akan berakhir. Tapi takutilah bahwa ia tidak bermula.Selamat atas kelulusanmu pada 29 Maret kemarin. Mungkin ini sedikit terlambat, tapi tak apa. Aku hanya ingin menungkapkan kebahagiaanku saja. Ingat tujuanmu tidaklah berhenti disini. Jadilah lebih baik. Dan semoga kamu mendapatkan pendidikan yang terbaik untuk menggapai mimpimu. Semoga semuanya dimudahkan serta diberikan kelancaran. Aku yakin kamu pasti bisa, jangan pernah lupa untuk terus berdoa semoga Allah memudahkannya.. Semangat kak !

Selasa, 18 April 2017

Harapan perempuan itu

Perempuan itu masih terdiam, ia tak menyangka kisah cintanya akan berakhir di tengah jalan. Ia sadar, semua ini memang kesalahannya. Ia tidak pernah mengungkapkan bagaimana sesungguhnya perasaannya kepada lelaki itu. Ia terlalu kaku untuk mengatakannya. Setiap kali jemarinya ingin mengetikan bahwa perempuan itu juga mencintai lelaki itu dan ia benar" menyayangi lelaki itu. Ia bahagia karena lelaki itu mampu menerimanya. Tapi tak ada kata" tersebut yang ia kirimkan pada lelaki itu. Sampai akhirnya lelaki itu menyerah dan memilih untuk mengakhiri hubungannya dengan perempun itu. Memang kesadarannya benar" terlambat, ia tahu akan hal itu. Pernah ia mencoba untuk menahan lelaki itu tapi usahanya sia", mungkin lelaki itu benar" jengah pada perempuan itu. Dan perempuan itu tak bisa lagi menahan lelaki itu, ia sadar ia tak boleh bersikap egois, ia ingin lelaki itu hidup bahagia meski bukan bersamanya.. Dan dengan perlahan, ia mengikhlaskan semuanya. Meskipun kenangan akan lelaki itu selalu saja menghantui pikirannya. Tapi dengan tekadnya yang kuat kini ia berhasil melupakan lelaki itu, ia ingin lelaki itu selalu bahagia bersama pilihannya dan perempuan itu juga bahagia bersama pilihannya. Sebagaimana yang selalu ia utarakan di setiap percakapan malamnya dengan Tuhan Sang pemilik alam..

Jumat, 24 Februari 2017

Perempuan Penggenggam rindu (2)

Aku ingin menjadi perempuan yang membuatmu berhenti mencari.
Karena saat itu kau yakin, bahwa akulah yang selama ini kau butuhkan.
Akulah yang selama ini telah ditakdirkan-Nya untukmu.
Aku ingin menjadi perempuan yang membuatmu berhenti mencari.

Seperti sebuah rumah yang di dalamnya terdapat banyak kedamaian dan kehangatan.
Seperti sebuah peluk saat hatimu sedang tak keruan.
Seperti seseorang yang akan selalu menjadi tempatmu pulang.

Pada satu titik dalam hidupmu, izinkan aku menjadi yang satu-satunya.
Bukan karena kau sudah lelah dan habis upaya.
Namun karena memang kau sudah merasa cukup dan genap.
Sehingga kau tak perlu lagi mencari.
Karena kau punya aku.
Karena kita telah saling memiliki.

(Karya : Tia Setiawati)

Selasa, 10 Januari 2017

Hari yang sangat berkesan {{}}

Terimakasih untuk Allah SWT yang sudah memberikan kesempatan untuk merasakan kehidupan ini. Terimakasih untuk orang tua,kakak,saudara,teman-teman baik,guru,dan juga seseorang yang selalu menguatkan.Terimakasih untuk kalian semua yang sudah ingat.Terimakasih untuk ucapan dan doanya. Aku sangat menghargainya.Semoga Allah membalas kebaikan kalian semua. Terimakasih juga untuk kejutan dan semua kebahagiaannya. Hari ini sangat berkesan dan tak mungkin dilupakan. Kalian semua paling terbaik dari semua yang terbaik.
Tepat pada hari ini usiaku menginjak 18 tahun,dan sekarang aku sudah bukan lagi remaja awal yang biasanya merepotkan keluarga. Sekarang aku akan menginjak usia remaja lanjutan dan 1 tahun kedepannya akan menjadi dewasa awal. Bukan lagi usia yang harus di sia-siakan bukan? Sekarang aku harus mempertimbangkan kehidupan untuk kedepannya. Apa yang harus aku lakukan?Mimpi apa yang harus aku gapai?Akan menjadi seperti apakah aku kedepannya?Kemanakah aku akan melangkahkan kakiku setelah lulus SMA nanti.Banyak hal yang harus aku renungkan sendiri.Dan itu saja mungkin tidak akan cukup. Meskipun terkadang seringkali keraguan menghampiriku. Banyak hal yang aku takutkan dalam hidup ini. Aku benar-benar takut jika aku tak mampu menggapai impianku Aku juga ragu apakah nantinya aku mampu menjadi apa yang aku impikan. Tapi di satu titik aku seringkali tersadar bahwa keraguan itu yang akan menghambat semua impianku. Iya memang seharusnya aku mampu melenyapkan keraguan-keraguan yang sebenarnya aku ciptakan sendiri dalam hatiku. Aku harus menyingkirkan semua keraguan itu.. Karena aku percaya tak akan ada usaha yang sia-sia selama kita mau berusaha dan aku percaya Allah akan memudahkan jalanku untuk meraih semuanya .. Mulai sekarang aku akan berusaha untuk menggapai mimpiku.Aku ingin lebih dewasa dari sebelumnya. Dan sejujurnya banyak hal yang aku ingini di usiaku yang sudah tak lagi muda (menurutku) , namun aku tak ingin mennyebutkannya satu persatu. Biarlah hanya Allah dan aku yang tahu. Aku selalu berharap semoga kebahagiaan akan selalu menyertaiku dan semoga Allah selalu melindungiku.. 

Beranda

Masa yang Sudah Habis

Dia bukan tidak bisa menghubungimu, tapi tidak ingin saja. Sebab orang yang tidak mau kehilanganmu, tidak akan mendiamkanmu selama ini. Dia ...

Postingan Populer