Total Tayangan Halaman

Tampilkan postingan dengan label harapan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label harapan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 November 2017

Happy Birthday sahabatku (3)

Happy Birthday Refa.♡ 🎂🎁 Semoga panjang umur, sehat selalu, dimudahkan segala urusannya,semoga semakin dewasa, 😊😘 semakin langgeng hubungannya 👫 semoga selalu bisa membahagiakan keluarga 👪😗 dan semoga Allah senantiasa melindungi serta memberikanmu kebahagiaan. 😇💋 Selamat berbahagia di hari yang sangat  bersejarah ini untukmu  sahabatku. 👏🎉 Intinya semoga yang tersemogakan dapat terlaksana.💕😊🙏

Senin, 02 Oktober 2017

Selamat ulang tahun sahabatku (2) 😘🎈

Happy Birthday Mingse ♡ 🎂🎁Saya berharap semua yang terbaik untukmu sahabatku,🙏semoga panjang umur,sehat selalu,dimudahkan segala urusannya,semoga semakin dewasa,😊semakin pintar,sifat pemalunya perlahan demi perlahan menghilang,😚semoga lancar dan diterima di universitas manapun yang kamu ingini,😘semoga bisa membahagiakan keluarga👪,menjadi kebanggaan kita semua,😗semoga diberikan jodoh yang paling-paling terbaik nantinya,😍 👫dan semoga Allah senantiasa melindiungi serta memberikanmu kebahagiaan.😗 😇Selamat berbahagia di hari yang sangat  bersejarah ini untukmu 💋 👏dan untuk kita semua😅💞

Selasa, 10 Januari 2017

Hari yang sangat berkesan {{}}

Terimakasih untuk Allah SWT yang sudah memberikan kesempatan untuk merasakan kehidupan ini. Terimakasih untuk orang tua,kakak,saudara,teman-teman baik,guru,dan juga seseorang yang selalu menguatkan.Terimakasih untuk kalian semua yang sudah ingat.Terimakasih untuk ucapan dan doanya. Aku sangat menghargainya.Semoga Allah membalas kebaikan kalian semua. Terimakasih juga untuk kejutan dan semua kebahagiaannya. Hari ini sangat berkesan dan tak mungkin dilupakan. Kalian semua paling terbaik dari semua yang terbaik.
Tepat pada hari ini usiaku menginjak 18 tahun,dan sekarang aku sudah bukan lagi remaja awal yang biasanya merepotkan keluarga. Sekarang aku akan menginjak usia remaja lanjutan dan 1 tahun kedepannya akan menjadi dewasa awal. Bukan lagi usia yang harus di sia-siakan bukan? Sekarang aku harus mempertimbangkan kehidupan untuk kedepannya. Apa yang harus aku lakukan?Mimpi apa yang harus aku gapai?Akan menjadi seperti apakah aku kedepannya?Kemanakah aku akan melangkahkan kakiku setelah lulus SMA nanti.Banyak hal yang harus aku renungkan sendiri.Dan itu saja mungkin tidak akan cukup. Meskipun terkadang seringkali keraguan menghampiriku. Banyak hal yang aku takutkan dalam hidup ini. Aku benar-benar takut jika aku tak mampu menggapai impianku Aku juga ragu apakah nantinya aku mampu menjadi apa yang aku impikan. Tapi di satu titik aku seringkali tersadar bahwa keraguan itu yang akan menghambat semua impianku. Iya memang seharusnya aku mampu melenyapkan keraguan-keraguan yang sebenarnya aku ciptakan sendiri dalam hatiku. Aku harus menyingkirkan semua keraguan itu.. Karena aku percaya tak akan ada usaha yang sia-sia selama kita mau berusaha dan aku percaya Allah akan memudahkan jalanku untuk meraih semuanya .. Mulai sekarang aku akan berusaha untuk menggapai mimpiku.Aku ingin lebih dewasa dari sebelumnya. Dan sejujurnya banyak hal yang aku ingini di usiaku yang sudah tak lagi muda (menurutku) , namun aku tak ingin mennyebutkannya satu persatu. Biarlah hanya Allah dan aku yang tahu. Aku selalu berharap semoga kebahagiaan akan selalu menyertaiku dan semoga Allah selalu melindungiku.. 

Minggu, 04 September 2016

Meski kamu pernah menyakiti,tetap saja kenanganmu masih saja terus menyapa

Semestinya rindu itu sudah tidak hadir lagi.Semestinya rasa itu sudah lama mati, tepat setelah kamu melangkah pergi.Bicara hati, siapa yang bisa mengatur apa yang ia sukai, bukankah dia selalu berjalan semaunya sendiri?Menghabiskan waktu bergelung seperti ini, melewati senja hari, bahkan terkadang sampai pagi, seperti manusia yang kehilangan diri sendiri. Kamu, adalah alasan di balik setiap waktu yang kurasakan menjadi sangat sepi. Sebenarnya aku pernah melewati yang lebih buruk dari ini,terbangun jam 2 pagi, merasa dunia ini kosong sekali, memeluk diri sendiri dan menyeka air mata di pipi. Ditinggalkan oleh dia yang berjanji tidak akan pernah pergi, mencintai dia yang mematahkan hati berkali-kali, atau terus setia untuk dia yang terlalu sering menyakiti. Siapa peduli, nyatanya tetap saja aku merindukan dia yang dulu memberi rasa hangat di hati, dia yang hingga hari ini namanya masih menghadirkan debar namun berujung nyeri. Dia, adalah kamu, yang masih memenangkan rindu ini.Aku tidak pernah membayangkan ini sebelumnya, jika akhirnya kamu akan melupakan semua yang pernah kita punya. Aku masih menyimpan semua rencana yang bulan ini akan kita eksekusi realisasinya. Aku masih mengira di ulang tahunmu dan ulang tahunku kali ini kita akan meniup lilin berdua. Aku masih menyimpan kejutan-kejutan yang akan kubagi untuk merayakannya. Tidak pernah terlintas sama sekali dalam pikiranku bahwa kamu akan melewati pergantian tahun ini bersama dia. Aku benar-benar mengira kita masih bisa bersama dan bersuka cita.Lalu sekali lagi, rindu ini hanya milikku saja. Waktu jelas menjadi sangat berbeda, dulu aku bisa menyampaikan rasa ingin bertemu dengan mudahnya, atau menumpahkan semua rasa cinta dan keinginan untuk merajuk manja. Tapi kini, jangankan untuk mengungkapkan gemuruh yang menyeruak di dada, sekedar menyapamupun aku sudah tidak tahu bagaimana caranya. Bukan hanya sekali, aku rela menukar semua yang ku punya asal kita bisa kembali bersama. Namun ternyata keinginan itu hanya membuat luka semakin lebar menganga. Bukankah kini hanya aku saja yang masih cinta?Berkali-kali kuyakinkan diri sendiri bahwa aku sudah baik-baik saja, hidup masih bisa berlanjut meski kini tidak ada lagi kita. Aku bahkan mengatakan turut berbahagia untuk kamu dan dia. Tapi ternyata setelahnya masih ada banyak malam yang ku lalui dengan air mata, menahan nyeri di dada, sambil berharap siapa tahu sakit ini akan membaik keesokan harinya. Rupanya kamu meninggalkan jejak yang terlalu lekat di dalam sana.Memiliki rindu seperti ini sebenarnya membuatku merasa payah sekali, belum lagi lebam di hati yang perihnya sering menjadi-jadi. Entah mengapa kenangan tentangmu masih tersimpan rapi meski berkali-kali kuusir pergi. Aku sudah berusaha membuka diri untuk dia yang lain lagi, berharap ruang yang dulu kau tempati akan segera terisi. Tapi tidak, nyatanya aku masih menutup rapat bilik itu untukmu sendiri, ku sisakan tempat jika satu hari nanti kamu ingat untuk kembali. Aku masih di sini, yang entah bagaimanapun kamu menyakiti tetap masih berharap kamu pulang, sekali lagi akupun tidak paham cinta macam apa yang kupunya. Setelah pedih yang tak terkira tetap saja kamu masih menjadi satu-satunya. Sudah banyak cara kulakukan untuk membiasa tanpa kamu, tanpa ada lagi kita, tapi rindu ini masih saja rajin menyapa. Lalu, aku harus menyalahkan siapa? Aku bahkan berharap kali ini Tuhan sedang bercanda, kita hanya sedang dipisahkan sementara, atau cintamu sedang dijeda, agar suatu hari nanti kamu kembali tanpa ingin pergi lagi kemana-mana.Aku masih ingin berkata,jika sudah habis bahagiamu dengannya, kembalilah, lalu kita perbaiki semuanya.Sungguh, aku berharap bisa menyudahi semua ini. Berapa banyak waktu lagi yang harus aku lewati untuk tidak lagi merindukan kamu yang sudah pergi?Entahlah mungkinlah hanya waktu yang akan menjawab semu pertanyaan yang berkecamuk di dalan hati. Aku selalu berharap semoga semuanya akan segera membaik.

Beranda

Masa yang Sudah Habis

Dia bukan tidak bisa menghubungimu, tapi tidak ingin saja. Sebab orang yang tidak mau kehilanganmu, tidak akan mendiamkanmu selama ini. Dia ...

Postingan Populer